Senin, 27 Februari 2012
Cinta itu seperti..
Biarkan ia membara di dalam dirimu yang mampu beri kehangatan & kebahagiaan untukmu. Perlakukan ia dengan benar. Jangan biarkan ia terlalu dekat dengan kecemburuan dan kemarahan. Sebab ia dapat menghancurkan dirimu & orang yang kamu kasihi.
Tanpanya hidupmu akan sepi,gelap dan dingin. Tanpanya kamu dapat tersesat dalam gelapnya hati. Ia adalah cahaya penerang jiwamu. Jagalah cinta itu tetap menyala di hatimu dan bagilah cahaya dan kehangatannya dengan orang-orang kamu kasihi.
Kamis, 16 Februari 2012
Aku Bukan Malaikat
Karena aku tahu malaikat & bidadari itu tidak pernah bisa bersatu.
Aku hanya manusia biasa, yang mencoba mencintai manusia biasa pula.
Akupun tahu ku tak sempurna, begitu juga denganmu.
Tapi brsama dan menjadi satu denganmu kita bisa mencapai sempurna.
Sungguh ku katakan aku cinta kamu dengan sepenuh hati.
Dan akan ku perjuangkan itu, meski harus berlelah hati.
Semoga Tuhan selalu menjaga hati kita agar tetap dekat dan selalu ingat padaNYA.
Doaku
Pertemukanlah aku dengan wanita yang jadi pndamping hidupku.
Wanita yg mampu ingatkanku tuk slalu ingat denganMU
yang bisa jadi teman dalam suka dukaku,
menjadi kekasih yg pantas dicinta olehku,
dan yg jadi makmum dalam sholatku.
Seseorang yg mengajakku mencintaiMU,
yang kesolehannya mampu memikatku utk jadi khusuk padaMU
dan menjadi bidadariku menuju Tsuraya surgamu.
Ya Tuhanku, mampukan aku untuk ingatkan dia akan hadirMU
jadikan aku kekasih yg pantas
baginya utk dicinta & dirindu
jadikan aku mncintanya karena
cinta dariMU Ingin ku rengkuh ridloMU
bersamanya untuk gapai surgaMU.
Berkahilah kami agar jadi kluarga
yang slalu Engkau ridloi. Amin.
Jumat, 14 Agustus 2009
ANTARA AMBISI DAN OBSESI
Jika kita punya rencana, lalu memfokuskan energi dan pikiran untuk merealisasikannya, berarti kita memiliki ambisi. Dan, jika keinginan itu sudah mendominasi pikiran tanpa terkendali sampai membuat emosi meluap, bahkan kadang dengan pengejaran membabi buta, berarti kita sudah terobsesi.
Ambisi dan obsesi merupakan dua hal yang bisa menjadikan seseorang terdorong untuk berpikir, bertindak dan bersikap mendapatkan sesuatu yang paling diinginkan. Semua cara ditempuh dan dijalankan demi apa dicitakan tercapai dan terwujud. Ambisi dan obsesi ada pada setiap orang tentunya dengan maksud dan tujuan yangberbeda-beda. Bahkan pada 2 orang yang mempunyai tujuan yang sama tetapi ambisi dan obsesinya akan berbeda.
Kalau kita pernah lihat salah satu iklan di televisi yang memakai slogan “ apa obsesimu??” mungkin sedikit mengingatkan kita. Manusia tidak bisa hidup hanya dengan mimpi-mimpi tanpa adanya pengobar semangat atau istilahnya sebagai bahan bakar mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Namun banyak yang salah mengartikan bahwa ambisi dan obsesi adalah dua hal yang sama.
Kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari ambisi dan obsesi merupakan dua hal yang berbeda dan sungguh berbeda arah. Walaupun sama-sama sebagai pengobar semangat, namun dalam cara keduanya berbeda.
Jangan Paksakan Diri
Untuk meraih ambisi, kita sering memaksakan diri. Alhasil, ketika sukses tidak dicapai, kita sangat kecewa. Punya ambisi sebenarnya boleh-boleh saja (bahkan wajib), tapi tak perlu sampai terobsesi. Pasalnya, obsesi hanya akan membuat kita berbuat atau mengorbankan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. Menurut info di KOMPAS, agar ambisi tidak berubah menjadi obsesi, simak saja trik berikut.
1.Kritik Diri Sendiri
Untuk mengontrol diri, kita memang mesti berpikir positif. Terkadang saat ambisi muncul, yang terpikir hanyalah jadi yang terbaik dalam segala hal, tanpa terpikir apakah hal itu baik atau tidak. Jika pikiran ini sudah muncul, saatnya kita bertanya dan kritik diri sendiri, benarkah langkah yang diambil? Jangan lupa untuk terbuka terhadap kritikan dan saran dari orang terdekat.
2.Say, “I’ve Done The Best”
Setiap orang punya keterbatasan, dengan segala kelebihan dan kekurangan. Jika kita terlalu keras pada diri sendiri maka kita akan kecewa. Jadi, tak perlu memaksakan diri untuk jadi yang terbaik. Kita bisa mengatakan pada diri sendiri bahwa apa yang telah kita lakukan adalah yang terbaik. Mulailah berpikir positif tanpa membuat kita over percaya diri. Memang ini tidak mudah. Namun ketika kita merasakan efek berpikir positif maka pikiran negatif perlahan akan pergi.
3.Jelaskan Tujuan
Salah satu sifat orang obsesif adalah berusaha sekeras mungkin mendapatkan apa yang diinginkan. Ketika yang diinginkan tak tercapai, ia mengalami kekecewaan mendalam dan bisa menghalalkan segala cara. Hindari sikap obsesif dengan menentukan tujuan jelas sejak awal dan berdamailah dengan kegagalan.
4.Berpikir Panjang
Biasanya orang obsesif tidak berpikir panjang. Mereka lebih banyak mengikuti kata hati. Jadi, matangkan rencana dengan sempurna dan bayangkan kesuksesan akan rencana tersebut. Pikirkan sesuatu hal yang kemungkinan akan terjadi. Saat rencana gagal, kita tidak akan kecewa. Satu hal yang perlu dipertahankan adalah terus bangkit dan buat rencana baru.
5.Be Fun
Jangankan obsesif, sosok ambisius saja terkadang tidak disukai orang. Sifat ini memang membuat kita terkesan sombong. Ingin ambisius, boleh saja. Namun, tetaplah menjadi sosok menyenangkan. Dengan begitu tercipta image yang selalu baik. Dan, yang terpenting jangan memaksakan diri meraih kesuksesan saat melihat orang lain sukses. Pelajari dan asah saja kemampuan yang kita miliki agar keberhasilan bisa kita raih.
Jadi, berambisilah tanpa harus menjadi obsesif. Salah-salah kita malah memperlihatkan sisi gelap psikopat kita.
Rabu, 29 Juli 2009
INNER HEART
Don’t Let it far juZ keEp Love in deEp on uR hEarT
Inner Heart Conversation
There is enemy that can not be conquered by love.
There is no illness that can not be cured by love and affection.
There is no hostility that can not be forgiven by sincerity.
There is no difficulty that can not be solved by perseverance.
There is no stone that can not be broken by patient.
Everything is must be from the bottom of your heart.
Talk with your inner heart, and it will go through to another heart too.
To be succeed is not about how big is your muscle and smart is your brain,
yet it is also about how lenient/soft of your heart to do certain matters.
You can not stop a cried baby by pulling him at your arm.
Or persuade him with sweets/candies and sweet words.
What you have to do is embrace/hug him until he feel the heart beat calmly
in your depth of relieved.
Please begin with your soft heart before you give it to your achievement.
Translation:
ArtiKeL yaNG BaGuS BaGi OrANg yaNG bawaANnyA marah2 kali yah? =D
Bicara Dengan Bahasa Hati
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa
tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam
menjalani segala sesuatunya.
Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya
dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis.
Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang
jauh di dalam dada anda.
Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada
keberhasilan anda.
PENANTIAN
Penantian yang juga berarti menunggu, baik dengan batas waktu atau bahkan tanpa batasan waktu. Itu masih disertai dengan ketidakpastian. Penantian adalah proses, dimana menunggu orang-orang terdekat kita yang diharapkan kehadirannya ada di sisi kita atau menunggu orang yang kita sayangi dan cintai untuk menemani kita menjalani kehidupan ini.
Banyak kekhawatiran yang terjadi dalam proses penantian itu. Berbagai macam perasaan muncul didalammya seperti perasaaan takut, cemas, perasaan senang dan yang pasti perasaan berharap itu pasti ada serta berbagai hal lainnya
Menanti dalam penantian seseoran yang disayangi dan dicintai merupakan hal yang akan mempunyai pengaruh besar dalam diri seseorang yang menantinya. Begitu juga dalam kehidupan manusia yang juga menanti sesuatu yang pasti namun tidak pasti datangnya yakni kematian. Semua dari kita saat ini sedang menanti sesuatu yang pasti dalam ketidakpastian, hanya iman di hati yang mampu menjaga kita. Semua hal bisa saja terjadi atau berubah dalam penantian, entah tempat, waktu, usia, sifat dan perilaku kita hal tersebut bisa terjadi atas baik kit sadari ataupun tidak, semua terbentuk oleh perubahan waktu.
Bagi orang-orang yang berada dalam penantian butuh perjuangan dan kesabaran, didalamnya juga termasuk pengendalian emosi dan didukung oleh adanya rasa percaya dan yakin terhadap apa yang menjadi penantiannya. Selain itu juga adanya proses perenungan diri hingga kita pantas bertemu dengan orang yang kita nantikan kehadirannya.
Penantian tidak selalu menunggu person atau orang semata tetapi juga menunggu impian-impian seseorang yang menjadi kenyataan dan harapan. Tanpa kita sadari penantian mampu membuat kita menjadi sosok yang kuat bila kita mampu melewati putaran waktu dalam penantian itu atau bahkan kita juga bisa menjadi lelah untuk menjalaninya. Hal itu tergantung bagaimana kita bersikap dan bertindak dalam memaknai sesuatu itu selama proses penantian.
Hanya kesabaran dan rasa percaya terhadap apa yang di nanti mampu menemani diri dalam menjalaninya. Doa yang selalu terpanjat kepada Tuhan yang memohon untuk dipersatukan atau dipertemukan kembali dengan apa yang selalu menjadi harapan dalam penantiannya. Selain itu juga butuh keberanian untuk menghadapi segala tantangan hidup selama proses itu berlangsung
Semua butuh proses dalam perjalanannya, entah cepat entah lambat. Fase itu akan tetap menjadi bagiannya. Percayalah pada Tuhan bahwa kita akan dipertemukan dengan apa yang kita harapkan kehadirannya disisi kita.
Rabu, 24 Juni 2009
MENCINTAI ITU KEPUTUSAN
Lelaki tua menjelag 80-an itu menatap istrinya, lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian iapun berkata “kamu kaget melihat semua ubanku. Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui disini.” Itulah kalimat pertama utsma bin Affan ketika menyambut istrinya terakhir dari sya, Naila. Selanjutnya adalah bukti.
Sebab cinta adalah kata lain dari memberi.....
Sebab memberi adalah pekerjaan....
Sebab pekerjaan adalah cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat.....
Sebab pekerjaan itu harus ditunakan dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh....
Maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan “Aku mencintaimu” kepada siapapun!
Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhankepribadian d situ. “Aku mencintaimu,” adalah ungkapan lain dari, “Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia...
Aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin...
Aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang kulakukan padamu.....
Aku juga akan melindungi dirimu dan proses pertumbuhan itu...”
Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengatakan kepada seseoran,” Aku mencintaimu,” kamu harus membuktikan ucapan itu. Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarkan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta : memperhatikan, menumbuhkan dan melindungi.
Sekali deklarasi cinta itu tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan.
Begitulah bersama waktu suami atau istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya. Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya. Atau sahabat kehilangan kawannya. Atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. Semua dalam satu situasi : cinta yang tidak terbukti. Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas menjadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tina-tiba saja perkawainan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.
Jalan hidup kita biasanya tidak linier. Tdak juga seterusnya pendakian dan penurunan. Karena itu konteks dimana pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional. Tapi sisitulah tantangannya ; membuktikan ketulusan di tengah situasi-situasi yang sulit. Disitu konsistensi diuji. Disitu juga integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalan situasi yang longgar.
Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh bahagia-sebahagianya. Puas sepuas-puasnya sampai tak ada lagi tempat yang lain. Bahkan setelah sang pencinta mati. Begitulah naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya.tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu.
By Anis Matta “Serial Cinta”